indonetra.com – KRL Commuter Line nomor 5712 relasi Kampung Bandan–Manggarai melewati Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, tanpa berhenti pada Rabu (28/10/2026) pagi, sehingga penumpang yang hendak turun harus melanjutkan perjalanan hingga Manggarai.
Peristiwa tersebut memicu keluhan pengguna di media sosial karena kereta tidak melayani proses naik dan turun penumpang di stasiun tujuan mereka.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap masinis yang bertugas untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.
Kronologi KRL 5712 melewati Stasiun Sudirman
Insiden bermula ketika KRL nomor 5712 yang melayani perjalanan dari Kampung Bandan menuju Manggarai melintas di Stasiun Sudirman pada Rabu pagi tanpa berhenti untuk melayani penumpang.
Seorang pengguna KRL melalui akun Threads @divaaputrii menceritakan bahwa dirinya naik dari Stasiun Tanah Abang dan berencana turun di Stasiun Sudirman.
Namun, kereta justru melewati stasiun tersebut dan dilaporkan sempat berhenti mendadak setelah melampaui lokasi pemberhentian yang dituju.
Dalam unggahannya, penumpang itu menuliskan, “Naik dari Tanah Abang untuk turun di Stasiun Sudirman. Tapi ternyata di stasiun Sudirman tidak berhenti.”
Penumpang tersebut kemudian harus meneruskan perjalanan hingga Stasiun Manggarai sebelum kembali menggunakan KRL menuju Sudirman.
Kejadian itu menambah waktu perjalanan pengguna yang seharusnya dapat turun langsung di stasiun tujuan mereka.
KAI Commuter periksa masinis dan evaluasi prosedur
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyatakan perusahaan langsung menangani kejadian tersebut dan memeriksa petugas masinis yang berdinas pada rangkaian KRL nomor 5712.
“Selain juga pemeriksaan secara intensif terhadap petugas Masinis yang berdinas pada rangkaian kereta tersebut guna mengetahui penyebab pasti atas kejadian tersebut,” kata Leza dalam keterangannya.
KAI Commuter mengategorikan kejadian tersebut sebagai pelanggaran operasional dan menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna yang terdampak.
Perusahaan juga berkomitmen mengevaluasi prosedur operasional perjalanan Commuter Line, termasuk kedisiplinan personel dan penerapan standar operasional prosedur (SOP).
Leza menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh awak sarana perkeretaapian akan diperketat untuk menjaga keselamatan perjalanan.
“KAI Commuter berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional perjalanan Commuter Line agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang karena keselamatan dan keamanan pengguna adalah prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar,” ujarnya.
Hingga informasi tersebut disampaikan pada 29 Oktober 2026, penyebab pasti KRL 5712 melewati Stasiun Sudirman tanpa berhenti belum diumumkan, sementara pemeriksaan masinis dan evaluasi operasional masih menjadi langkah penanganan perusahaan.
(YS/idn)
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), fokus pada penulisan artikel berbasis riset. Berpengalaman sebagai jurnalis freelance di berbagai media online, mengedepankan akurasi, kredibilitas, dan penyajian informasi yang mudah dipahami.












