indonetra.com – Gempa Pidie Jaya Aceh dengan magnitudo 4,1 terjadi pada Minggu (1/11/2026) siang, dengan pusat gempa berada di darat sekitar 24 kilometer barat daya Kabupaten Pidie Jaya.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tercatat terjadi pada pukul 12.38.59 WIB.
Pusat gempa berada pada koordinat 4,79 derajat Lintang Utara dan 96,20 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 6 kilometer.
Detail Gempa Pidie Jaya Berdasarkan Data BMKG
Parameter gempa yang dirilis BMKG menunjukkan bahwa sumber getaran berada di wilayah daratan, bukan di kawasan laut.
Kedalaman 6 kilometer menempatkan sumber gempa relatif dekat dengan permukaan bumi, sehingga informasi mengenai lokasi dan kedalamannya menjadi bagian penting dalam pemantauan kejadian tersebut.
| Parameter | Keterangan |
|---|---|
| Magnitudo | 4,1 |
| Tanggal | Minggu, 1 November 2026 |
| Waktu | 12.38.59 WIB |
| Lokasi pusat gempa | 24 km barat daya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh |
| Jenis lokasi | Darat |
| Kedalaman | 6 kilometer |
| Koordinat | 4,79 LU – 96,20 BT |
BMKG memasukkan kejadian tersebut dalam kategori gempa dirasakan pada informasi gempa bumi terkini.
Namun, data yang tersedia belum mencantumkan rincian wilayah yang merasakan guncangan maupun besaran intensitasnya berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI).
BMKG Ingatkan Kemungkinan Gempa Susulan
Setelah kejadian gempa, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Imbauan tersebut penting diperhatikan karena aktivitas gempa susulan dapat terjadi setelah suatu gempa utama, meskipun waktu dan kekuatannya tidak dapat dipastikan sebelumnya.
Masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak disarankan memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah atau gedung.
Jika ditemukan retakan atau kerusakan pada bagian bangunan, sebaiknya hindari area tersebut sampai kondisinya dinyatakan aman.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya, terutama terkait perkembangan aktivitas gempa bumi.
Langkah yang Perlu Dilakukan Setelah Gempa
Dalam panduan mitigasi gempa bumi, BMKG mengingatkan masyarakat agar memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan setelah guncangan berhenti.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:
- Memeriksa kondisi rumah dan bangunan dari kemungkinan kerusakan.
- Menghindari bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan struktural.
- Memastikan tidak ada kebocoran gas maupun gangguan instalasi listrik.
- Menghindari benda atau material bangunan yang berpotensi jatuh.
- Memantau informasi resmi mengenai perkembangan gempa susulan.
Masyarakat juga perlu mengetahui lokasi aman di sekitar tempat tinggal untuk mengantisipasi apabila terjadi guncangan berikutnya.
Informasi mengenai gempa Pidie Jaya ini mengacu pada parameter yang dirilis BMKG, sementara perkembangan kondisi di lapangan tetap perlu mengikuti laporan resmi dari instansi terkait.
(YS/idn)
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), fokus pada penulisan artikel berbasis riset. Berpengalaman sebagai jurnalis freelance di berbagai media online, mengedepankan akurasi, kredibilitas, dan penyajian informasi yang mudah dipahami.












