indonetra.com – peristiwa peristiwa guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 melanda wilayah perairan selatan Jawa Tengah.
Peristiwa alam yang berpusat di tenggara Cilacap tersebut terjadi pada Jumat siang dan getarannya dirasakan hingga wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa aktivitas pergerakan lempeng tektonik menjadi pemicu utama fenomena ini.
Detail Parameter Gempa Tenggara Cilacap
Berdasarkan pencatatan sistem pemantauan BMKG, pusat gempa bumi berada di wilayah perairan laut selatan.
Meskipun magnitude guncangan tergolong menengah, kedalaman sumber gempa yang dangkal membuat dampak getarannya meluas ke berbagai daerah di sekitarnya.
Berikut adalah rincian data parameter gempa bumi Cilacap:
- Kekuatan Gempa: Magnitudo 5,4
- Lokasi Pusat Gempa: Laut, 77 km Tenggara Cilacap, Jawa Tengah
- Kedalaman Hiposenter: 10 Kilometer
- Potensi Tsunami: Tidak Berpotensi Tsunami
- Penyebab Utama: Aktivitas subduction zone (subduksi lempeng) Indo-Australia
Daftar Wilayah dan Intensitas Getaran yang Dirasakan
Guncangan gempa bumi tersebar di sejumlah titik di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Barat dengan tingkat intensitas yang bervariasi.
| Wilayah Terdampak | Skala Intensitas (MMI) | Dampak / Efek Getaran |
|---|---|---|
| Cilacap, Kebumen, Bantul, Kulon Progo, Purwokerto | III MMI | Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seperti truk berlalu |
| Pangandaran, Ciamis | II – III MMI | Gorden dan benda gantung bergoyang, terasa oleh beberapa orang |
| Sleman, Pacitan, Wonogiri | II MMI | Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan digantung bergoyang |
Kesaksian Warga Pangandaran
Sejumlah warga di Kabupaten Pangandaran mengaku terkejut saat guncangan terjadi.
Terlebih peristiwa bertepatan dengan momen aktivitas siang hari.
Salah seorang warga di Kecamatan Padaherang, Pangandaran, menceritakan bahwa guncangan gempa membuat beberapa perabot rumah seperti gorden jendela bergerak dengan sendirinya.
Kondisi tersebut spontaneous membuat beberapa warga berhamburan keluar rumah untuk memastikan keselamatan diri.
Kondisi Kerusakan dan Penanganan BPBD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran langsung menerjunkan tim untuk melakukan koordinasi dan pemantauan di seluruh kecamatan.
Hingga kabar ini diturunkan, pihak otoritas penanggulangan bencana memastikan tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut.
Himbauan Mitigasi Bencana dari Otoritas Terkait
Pemerintah daerah bersama BMKG terus mengingatkan warga untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Berikut petunjuk keselamatan pasca-gempa yang direkomendasikan:
- Periksa kondisi keutuhan struktur bangunan rumah sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.
- Hindari bangunan yang mengalami retak atau berpotensi roboh akibat guncangan susulan.
- Pastikan jalur evakuasi di tempat tinggal atau lokasi kerja bebas dari hambatan benda berat.
- Pantau pembaruan informasi terkini hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG dan BPBD setempat.
Kesimpulan
Peristiwa gempa bumi berkekuatan M 5,4 di tenggara Cilacap dipastikan tidak memicu potensi tsunami.
Meski getaran terasa cukup jelas hingga Pangandaran dan wilayah sekitarnya, tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa keandalan bangunan dan menyaring informasi agar tidak terpengaruh oleh isu hoaks.
(YS/idn)
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), fokus pada penulisan artikel berbasis riset. Berpengalaman sebagai jurnalis freelance di berbagai media online, mengedepankan akurasi, kredibilitas, dan penyajian informasi yang mudah dipahami.












