Example floating
Example floating
showbiz

Biodata Syafiq DA8, Idola Baru Panggung Dangdut

521
×

Biodata Syafiq DA8, Idola Baru Panggung Dangdut

Sebarkan artikel ini
Biodata Syafiq DA8, Idola Baru Panggung Dangdut
Biodata Syafiq DA8, Idola Baru Panggung Dangdut

indonetra.com – Nama Syafiq DA8 mendadak jadi perbincangan hangat penggemar dangdut Tanah Air.

Mahasiswa asal Nunukan, Kalimantan Utara ini bukan sekadar peserta biasa di ajang Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar.

Perjalanannya penuh cerita, mulai dari perjalanan darat-laut selama tiga hari demi audisi, sampai penampilan yang berhasil merebut dua standing ovation dari juri.

Yuk, kenalan lebih dekat dengan biodata Syafiq DA8 dan kisah di balik kesuksesannya menembus panggung megah.

Profil Singkat Syafiq DA8

Muhammad Syafiq, atau akrab disapa Syafiq, adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 2025.

Meski kuliah di Makassar, ia berasal dari Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, daerah perbatasan yang kini ikut bangga atas prestasinya.

Data Keterangan
Nama Muhammad Syafiq
Asal Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara
Kampus FEB Universitas Hasanuddin (Unhas), angkatan 2025
Ajang Dangdut Academy 8 (DA8), Final Audition Grup 4
Mulai menyanyi dangdut Sejak usia 4 tahun
Idola Fildan dan Valentine (Valen) DA7
Baca Juga :  Biodata Vilmei Terbaru 2026, Lengkap dan Terupdate

Kecintaan pada Dangdut Sejak Balita

Yang bikin kisah Syafiq unik, kecintaannya pada dangdut bukan tumbuh dadakan.

Ia mengaku sudah akrab dengan genre ini sejak usia 4 tahun, dengan lagu “Begadang” milik Rhoma Irama sebagai lagu pertama yang dipelajarinya.

Buat Syafiq, dangdut bukan musik “kampungan” seperti anggapan sebagian Gen Z, melainkan salah satu genre paling kompleks.

Ia bahkan menyinggung tingkat kesulitan chord di lagu-lagu legendaris Rhoma Irama seperti “Malapetaka” dan “Tangan-Tangan Hitam” yang menurutnya cukup membingungkan pemula.

Perjuangan 3 Hari 2 Malam Menuju Jakarta

Bagian paling menyentuh dari biodata Syafiq DA8 adalah perjuangannya mencapai lokasi audisi.

Dari Pulau Sebatik, ia harus menempuh perjalanan darat dan laut selama tiga hari dua malam untuk sampai ke Jakarta.

Ia sempat mengira panggilan dari pihak Indosiar adalah penipuan, sampai akhirnya yakin dan memutuskan berangkat.

Berikut tahapan yang sudah dilaluinya:

  • Lolos Judging Audition Jakarta pada 6 Juni 2026
  • Tampil di babak Final Audition Grup 4 pada 3 Juli 2026
  • Meraih dua standing ovation dari dewan juri
  • Melaju ke Top 42 Akademia DA8
Baca Juga :  Biodata Mela DA8: Profil Kontestan Asal Bandung di Dangdut Academy 8

Penampilan yang Memikat Juri

Di panggung Final Audition, Syafiq tampil tiga kali dan langsung mencuri perhatian juri Soimah, Wika Salim, dan Dewi Perssik.

Kombinasi vokal dan kemampuannya memainkan gitar jadi nilai plus tersendiri.

Berikut lagu-lagu yang ia bawakan:

  • “Ancor Pesena Telor” tanpa iringan gitar, sebagai penampilan penutup
  • “Zakia” dalam format duet bersama Valentine DA7
  • “Badai Fitnah” milik Rhoma Irama sebagai penampilan pembuka

Meski sempat mendapat kritik soal nada yang bergetar, Syafiq mengaku menerimanya sebagai bahan belajar, bukan alasan untuk mundur.

Dukungan Penuh dari Kampus dan Kampung Halaman

Kabar keberhasilan Syafiq disambut bangga oleh FEB Unhas.

Dekan FEB Unhas, Prof. Dr. Mursalim Nohong, menyebut pencapaian ini membuktikan mahasiswa bisa berprestasi di luar ranah akademik.

Pihak kampus juga berjanji memberi dukungan moral selama Syafiq berkompetisi, dengan catatan ia tetap menjaga keseimbangan antara kuliah dan kompetisi.

Baca Juga :  Film Horor Putri Jangan Gentayangan Lagi, Tayang November 2026

Tak hanya kampus, warga Pulau Sebatik pun menaruh harapan besar agar nama daerah mereka semakin dikenal lewat panggung dangdut nasional.

Kesimpulan

Biodata Syafiq DA8 menunjukkan bahwa perjalanan menuju panggung nasional tidak selalu mulus.

Dari perjuangan lintas pulau, kecintaan pada dangdut sejak kecil, hingga dukungan kampus dan kampung halaman, semuanya jadi bagian dari kisah inspiratif mahasiswa asal Nunukan ini.

Bagi Syafiq, DA8 bukan sekadar ajang pencarian bakat, tapi juga ruang belajar untuk mengasah kemampuan bermusik yang sudah ia pupuk sejak balita.

Kita tunggu saja sejauh mana langkahnya di panggung megah Dangdut Academy 8 selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *