Example floating
Example floating
Teknologi

Apa Itu KBLI di Aplikasi OSS? Pengertian, Fungsi, dan Cara Memilih Kode yang Tepat

69
×

Apa Itu KBLI di Aplikasi OSS? Pengertian, Fungsi, dan Cara Memilih Kode yang Tepat

Sebarkan artikel ini
Apa Itu KBLI di Aplikasi OSS? Pengertian, Fungsi, dan Cara Memilih Kode yang Tepat
Apa Itu KBLI di Aplikasi OSS? Pengertian, Fungsi, dan Cara Memilih Kode yang Tepat

indonetra.com – Apa itu KBLI di OSS? Pertanyaan ini sering muncul saat seseorang ingin membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Banyak pelaku usaha baru yang bingung ketika diminta memilih kode KBLI karena belum memahami fungsi dan perannya dalam proses perizinan usaha.

Padahal, KBLI merupakan salah satu komponen paling penting dalam OSS. Kode ini menentukan jenis usaha yang dijalankan, tingkat risiko usaha, hingga izin yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.

Kesalahan memilih KBLI dapat menyebabkan izin usaha tidak sesuai dengan aktivitas bisnis yang sebenarnya.

Oleh karena itu, sebelum mengurus NIB, penting untuk memahami apa itu KBLI, bagaimana cara memilihnya, dan mengapa kode ini menjadi fondasi utama dalam sistem perizinan berusaha di Indonesia.

Apa Itu KBLI di OSS?

KBLI merupakan singkatan dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Sistem ini disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai standar nasional untuk mengelompokkan berbagai jenis kegiatan usaha yang ada di Indonesia.

Setiap jenis usaha memiliki kode unik yang terdiri dari lima digit angka. Kode tersebut digunakan oleh berbagai instansi pemerintah untuk mengidentifikasi bidang usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha.

Dalam sistem OSS, KBLI berfungsi sebagai “identitas usaha”. Saat mendaftarkan NIB, pengguna wajib memilih minimal satu kode KBLI yang sesuai dengan aktivitas bisnisnya.

Sederhananya, jika NIB bisa diibaratkan sebagai KTP usaha, maka KBLI adalah profesi yang tercantum dalam KTP tersebut.

Mengapa KBLI Sangat Penting Saat Membuat NIB?

Banyak pelaku usaha menganggap KBLI hanya formalitas. Padahal, kode ini menjadi dasar hampir seluruh proses perizinan di OSS.

Menentukan Terbit atau Tidaknya NIB

Ketika mengisi data usaha di OSS, sistem akan membaca kode KBLI yang dipilih. Dari kode tersebut, OSS menentukan jenis perizinan yang harus dipenuhi sebelum NIB diterbitkan.

Baca Juga :  Cara Menghemat Baterai HP Samsung Agar Lebih Awet

Jika KBLI yang dipilih tidak sesuai dengan aktivitas usaha, proses perizinan bisa menjadi lebih rumit bahkan berpotensi memerlukan perubahan data di kemudian hari.

Menentukan Tingkat Risiko Usaha

Sejak penerapan OSS Berbasis Risiko atau Risk Based Approach (RBA), setiap KBLI memiliki tingkat risiko yang berbeda.

Tingkat Risiko Perizinan yang Dibutuhkan
Rendah NIB
Menengah Rendah NIB + Sertifikat Standar
Menengah Tinggi NIB + Sertifikat Standar Terverifikasi
Tinggi NIB + Izin Khusus

Karena itulah pemilihan KBLI sangat berpengaruh terhadap proses perizinan usaha yang harus dijalani.

Struktur Kode KBLI dan Cara Membacanya

Kode KBLI terdiri dari lima digit angka yang mewakili kategori usaha tertentu.

Contohnya sebagai berikut:

Kode KBLI Jenis Kegiatan
63122 Portal Web dan Platform Digital
73100 Periklanan
47911 Perdagangan Eceran Melalui Media Internet
56101 Restoran
74201 Jasa Fotografi

Setiap digit dalam kode tersebut memiliki arti tertentu yang menunjukkan kelompok usaha hingga jenis kegiatan yang lebih spesifik.

Cara Mencari KBLI yang Tepat di OSS

Memilih KBLI tidak boleh dilakukan secara asal. Sebaiknya tentukan berdasarkan aktivitas usaha yang benar-benar dijalankan.

Menggunakan Fitur Pencarian KBLI di OSS

OSS menyediakan fitur pencarian yang memudahkan pengguna menemukan kode KBLI yang sesuai.

Langkahnya:

  • Login ke akun OSS.
  • Pilih menu Tambah Bidang Usaha.
  • Masukkan kata kunci sesuai usaha.
  • Pilih KBLI yang paling relevan.
  • Baca uraian kegiatan usaha sebelum menyimpan.

Cari Berdasarkan Aktivitas Utama Usaha

Metode paling aman adalah memilih KBLI berdasarkan sumber pendapatan utama.

Jenis Usaha KBLI yang Umum Digunakan
Toko Online 47911
Blogger 63122
Konten Kreator 63122 atau 73100
Jasa Fotografi 74201
Warung Makan 56101
Baca Juga :  Kenapa Sidik Jari HP Tidak Bisa Digunakan? Ini 6 Penyebab dan Solusinya

Contoh KBLI yang Sering Digunakan UMKM

Banyak UMKM menggunakan kode KBLI yang sama karena aktivitas usahanya serupa.

Bidang Usaha KBLI
Toko Kelontong 47112
Toko Online 47911
Kafe 56303
Warung Makan 56101
Jasa Fotografi 74201
Portal Web 63122

Namun perlu diingat bahwa pemilihan KBLI tetap harus disesuaikan dengan kegiatan usaha yang sebenarnya.

KBLI Konten Kreator Pakai Kode Apa?

Ini menjadi salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh YouTuber, TikToker, influencer, affiliate marketer, maupun blogger yang akan membuat NIB konten kreator.

Hingga saat ini belum ada KBLI yang secara spesifik bernama “Konten Kreator”.

Oleh karena itu pemilihannya disesuaikan dengan aktivitas utama yang dilakukan.

Aktivitas KBLI yang Umum Digunakan
Portal Konten Digital 63122
Influencer Marketing 73100
Produksi Video 59112
Media Digital 63122

Karena model bisnis kreator berbeda-beda, pemilihan KBLI sebaiknya disesuaikan dengan sumber penghasilan terbesar.

Bolehkah Satu Usaha Memiliki Lebih dari Satu KBLI?

Jawabannya boleh.

Sistem OSS memungkinkan satu NIB memiliki beberapa KBLI sekaligus selama aktivitas usaha tersebut memang dijalankan oleh pelaku usaha.

Contohnya:

  • Toko online yang juga menjalankan jasa fotografi.
  • Konten kreator yang memiliki usaha periklanan digital.
  • Kafe yang menjual produk makanan kemasan.

Penambahan KBLI dapat membantu usaha berkembang tanpa harus membuat NIB baru.

Perbedaan KBLI Utama dan KBLI Pendukung

Ketika memiliki lebih dari satu KBLI, biasanya terdapat KBLI utama dan KBLI pendukung.

KBLI Utama KBLI Pendukung
Sumber pendapatan terbesar Aktivitas tambahan
Menentukan izin utama Mendukung operasional
Wajib dipilih Opsional sesuai kebutuhan

KBLI utama menjadi dasar utama penentuan jenis usaha yang tercatat dalam OSS.

Baca Juga :  Apakah Livin' Mandiri Bisa Digunakan di 2 HP Sekaligus? Ini Faktanya

Kesalahan Memilih KBLI yang Sering Terjadi

Dari pengalaman banyak pelaku UMKM yang mengurus NIB sendiri, terdapat beberapa kesalahan yang cukup sering terjadi.

  • Memilih KBLI hanya karena namanya mirip.
  • Tidak membaca uraian kegiatan usaha.
  • Mengikuti KBLI milik usaha lain tanpa mengecek kesesuaian.
  • Tidak memperbarui KBLI ketika usaha berkembang.
  • Memilih terlalu banyak KBLI yang tidak relevan.

Kesalahan tersebut dapat mempersulit proses perizinan di kemudian hari.

Apakah KBLI 2025 Berpengaruh pada Pelaku Usaha?

Pemerintah mulai melakukan penyesuaian terhadap KBLI 2025 sebagai pembaruan dari klasifikasi sebelumnya.

Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan model bisnis baru, termasuk ekonomi digital, platform daring, kecerdasan buatan, dan berbagai sektor usaha modern lainnya.

Bagi pelaku usaha yang sudah memiliki NIB, tidak perlu panik. Pemerintah biasanya menyediakan mekanisme penyesuaian secara bertahap melalui sistem OSS.

Namun pelaku usaha tetap disarankan untuk memantau informasi resmi agar data usaha selalu sesuai dengan regulasi terbaru.

Kesimpulan

KBLI merupakan fondasi utama dalam proses perizinan usaha melalui OSS. Kode ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas bidang usaha, tetapi juga menentukan tingkat risiko, jenis perizinan, hingga persyaratan yang harus dipenuhi saat membuat NIB.

Karena itu, memilih KBLI yang tepat menjadi langkah penting sebelum memulai proses pendaftaran usaha.

Semakin sesuai KBLI yang dipilih dengan aktivitas bisnis yang dijalankan, semakin mudah pula proses perizinan dan pengembangan usaha di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *