Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S26 FE, Pakai Chipset Z Flip 7 dengan Android 17

8
×

Bocoran Samsung Galaxy S26 FE, Pakai Chipset Z Flip 7 dengan Android 17

Sebarkan artikel ini
Bocoran Samsung Galaxy S26 FE, Pakai Chipset Z Flip 7 dengan Android 17
Bocoran Samsung Galaxy S26 FE, Pakai Chipset Z Flip 7 dengan Android 17
Example 468x60

indonetra.com – Samsung Galaxy S26 FE belum resmi diluncurkan, tapi jejak digitalnya sudah bertebaran di mana-mana.

Dari sertifikasi pengisian daya nirkabel sampai database benchmark, potongan-potongan informasi soal penerus Galaxy S25 FE ini sudah cukup banyak untuk menyusun gambaran utuh seperti apa perangkat ini nantinya.

Example 300x600

Yang menarik, kali ini Samsung tampak ingin mematahkan stigma lama bahwa HP “Fan Edition” selalu terasa seperti versi murahan dari seri flagship-nya.

Artikel ini akan mengulas semua bocoran terbaru Samsung Galaxy S26 FE per pertengahan Juni 2026, mulai dari desain, chipset, sistem operasi, sampai perkiraan harga dan tanggal rilisnya.

Perlu diingat di awal, karena perangkat ini masih dalam tahap pengembangan, sebagian data di bawah masih berstatus rumor dan belum dikonfirmasi resmi oleh Samsung.

Kenapa Galaxy S26 FE  Selalu Ditunggu

Buat yang belum familiar, seri “FE” atau Fan Edition adalah strategi Samsung untuk menawarkan pengalaman flagship dengan harga yang lebih ramah kantong.

Formulanya sederhana: ambil fitur-fitur andalan dari seri Galaxy S reguler, pangkas beberapa komponen premium yang dianggap tidak terlalu krusial, lalu jual dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding model utamanya.

Analoginya seperti membeli mobil dengan trim menengah dari sebuah merek premium.

Mesinnya tetap kencang, fitur keselamatannya tetap lengkap, tapi beberapa aksesori mewah seperti jok kulit asli atau sistem audio kelas atas mungkin tidak disertakan.

Itulah kira-kira posisi Galaxy S26 FE dibanding Galaxy S26 reguler yang sudah dirilis akhir Februari 2026.

Bocoran Spesifikasi Galaxy S26 FE

Petunjuk paling konkret soal tampilan Galaxy S26 FE datang dari listing sertifikasi Wireless Power Consortium (WPC), lembaga yang mengatur standar pengisian daya nirkabel.

Listing ini membawa nomor model SM-S741 dan menyertakan foto asli perangkat dalam warna abu-abu gelap.

Dari foto tersebut, terlihat jelas bahwa modul kamera belakangnya berubah total dibanding Galaxy S25 FE.

Alih-alih tiga lensa yang disusun terpisah, Galaxy S26 FE kini mengadopsi desain “pulau kamera” alias camera island yang menyatu, mengikuti gaya bahasa desain Galaxy S26 reguler.

Beberapa media bahkan menjuluki modul ini sebagai “traffic light module” karena susunannya yang vertikal menyerupai lampu lalu lintas.

Selain itu, bodinya tetap mempertahankan ciri khas FE seperti bingkai logam pipih, sudut membulat, dan lubang kamera punch-hole di tengah atas layar.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Livin' Mandiri Error dan Tidak Bisa Dibuka

Beberapa laporan juga menyebutkan Samsung kali ini berusaha lebih serius menghilangkan kesan “murahan” yang selama ini melekat pada lini FE, lewat bezel yang lebih tipis dan tampilan yang lebih simetris.

Kalau benar, ini jadi pembeda yang cukup signifikan dibanding generasi-generasi FE sebelumnya yang desainnya cenderung itu-itu saja sejak 2020.

Salah satu bagian yang paling ramai diperbincangkan adalah soal jeroannya.

Perangkat dengan nomor model SM-S741U muncul di database Geekbench, dan hasilnya cukup mengejutkan banyak pihak yang sebelumnya berharap Galaxy S26 FE memakai chip 2nm Exynos 2600 yang sama dengan flagship Galaxy S26.

Faktanya, bocoran ini menunjukkan Galaxy S26 FE memakai chipset Exynos 2500 berbasis fabrikasi 3nm, lengkap dengan GPU Xclipse 950 berbasis arsitektur AMD RDNA.

Sekilas terdengar seperti “downgrade”, tapi sebenarnya ini sejalan dengan kebiasaan Samsung selama ini. Coba lihat polanya di tabel berikut:

Model Chipset Fabrikasi
Galaxy S25 FE Exynos 2400 4nm
Galaxy S26 FE (bocoran) Exynos 2500 3nm
Galaxy S26 / S26+ (flagship) Exynos 2600 2nm

Pola ini memang konsisten: lini FE selalu memakai chip satu generasi di bawah flagship utamanya pada tahun yang sama, bukan chip yang benar-benar baru.

Exynos 2500 sendiri bukan barang asing, karena chip ini juga jadi otak dari Galaxy Z Flip 7 yang sudah terbukti tangguh menjalankan gim berat di pengaturan grafis menengah hingga tinggi.

Jadi meski bukan yang paling baru, performanya tetap jauh dari kata lemah.

Dari sisi angka, hasil pengujian Geekbench 6 menunjukkan skor 2.426 poin untuk single-core dan 8.004 poin untuk multi-core.

Beberapa analisis menyebut ini setara peningkatan sekitar 13-15% di sisi single-core dan 8-23% di sisi multi-core dibanding Galaxy S25 FE, tergantung metode perbandingan yang dipakai.

Sebagai gambaran sederhana, single-core ibarat kecepatan satu orang menyelesaikan satu tugas, sedangkan multi-core ibarat seberapa efektif sekelompok orang bekerja bersamaan menyelesaikan banyak tugas sekaligus.

Lonjakan di sisi multi-core biasanya paling terasa saat multitasking berat atau merender video.

Sebagai catatan, hasil ini masih berasal dari unit prototipe dengan versi Geekbench yang tidak terbaru, sehingga angka final saat perangkat resmi rilis berpotensi sedikit berbeda.

Baca Juga :  Begini Cara Melihat dan Share Link Instagram Milik Kita Sendiri

Salah satu temuan paling mengejutkan dari listing Geekbench tersebut adalah sistem operasinya.

Unit pengujian tercatat menjalankan Android 17, padahal sistem operasi tersebut belum resmi dirilis publik oleh Google saat artikel ini ditulis.

Jika ini benar terjadi sampai hari peluncuran resmi, Galaxy S26 FE akan jadi salah satu ponsel pertama di dunia yang hadir dengan Android 17 dan antarmuka One UI 9 langsung dari kotaknya.

Hal ini juga sejalan dengan estimasi waktu rilis. Android 17 sendiri diperkirakan baru mencapai status stabil publik pada paruh kedua 2026, sehingga kemunculannya di unit pengujian Galaxy S26 FE memperkuat indikasi bahwa peluncuran resminya memang ditargetkan pada periode yang sama.

Spesifikasi Lain yang Masih Beredar sebagai Rumor

Di luar chipset dan sistem operasi yang relatif terkonfirmasi lewat Geekbench, sejumlah spesifikasi lain masih berstatus rumor dan perlu disikapi dengan hati-hati:

  • Dukungan pengisian daya nirkabel dengan standar Qi 2.2.1, sesuai temuan pada sertifikasi WPC
  • RAM diperkirakan tetap 8GB, dengan kemungkinan pilihan storage 128GB dan 512GB seperti generasi sebelumnya
  • Konfigurasi kamera belakang diprediksi tetap mengandalkan kombinasi 50MP utama, lensa ultrawide 12MP, dan telephoto 8MP dengan zoom 3x
  • Layar diperkirakan tetap berukuran 6,7 inci Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate 120Hz
  • Kamera depan kemungkinan tetap 12MP, mengikuti standar dua generasi FE terakhir

Soal baterai, ada juga sumber yang menyebut kapasitas di kisaran 5.100mAh dengan fast charging 55W, namun informasi ini sendiri masih ditandai sebagai data yang belum terverifikasi oleh sumber tepercaya, jadi sebaiknya jangan terlalu berpegang pada angka tersebut sebelum ada konfirmasi resmi.

Perkiraan Harga dan Tanggal Rilis Galaxy S26 FE

Soal waktu peluncuran, pola Samsung selama beberapa tahun terakhir cukup konsisten.

Galaxy S24 FE meluncur Oktober 2024, sementara Galaxy S25 FE menyusul pada September 2025.

Mengikuti kebiasaan ini, Galaxy S26 FE diprediksi besar kemungkinan akan resmi diperkenalkan sekitar September atau Oktober 2026.

Untuk harga, belum ada angka resmi yang bisa dijadikan acuan pasti.

Sebagai gambaran, Galaxy S25 FE dibanderol sekitar Rp 59.999 (dalam denominasi Rupee India) saat meluncur di pasar India, sementara estimasi awal di pasar Amerika Serikat menyebut kisaran harga sekitar US$699 untuk Galaxy S26 FE.

Baca Juga :  Mengatasi Pengaturan HP Samsung yang Tidak Bisa Dibuka

Namun seperti biasa, angka-angka awal semacam ini masih sangat mungkin berubah mendekati hari peluncuran resmi.

Kehadiran Galaxy S26 FE ini cukup menarik untuk dicermati dalam konteks pasar smartphone global yang sedang menghadapi tekanan krisis pasokan chip memori sejak akhir 2025.

Lembaga riset IDC bahkan memproyeksikan harga jual rata-rata smartphone bisa naik signifikan sepanjang 2026 akibat lonjakan biaya komponen RAM dan storage.

Dalam situasi seperti ini, vendor flagship seperti Samsung justru dinilai punya posisi lebih aman karena cadangan keuangan yang kuat dan kontrak jangka panjang dengan pemasok komponen.

Riset NIQ juga mencatat pergeseran minat konsumen Indonesia ke segmen menengah hingga premium sepanjang akhir 2025, seiring konsumen yang makin selektif memilih perangkat dengan masa pakai dan dukungan software lebih panjang.

Dari pengalaman mengamati siklus peluncuran lini FE sejak generasi Galaxy S20 FE, strategi Samsung menempatkan FE di antara flagship dan kelas menengah selalu efektif menjaring konsumen yang menginginkan “rasa flagship” tanpa harus membayar harga penuh — dan di tengah kondisi pasar yang makin sensitif terhadap harga seperti sekarang, posisi tersebut justru terasa lebih relevan dari sebelumnya.

Kesimpulan

Berdasarkan rangkaian bocoran yang sudah beredar, Samsung Galaxy S26 FE tampak diarahkan menjadi salah satu lini FE paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Desain barunya yang mengadopsi camera island khas Galaxy S26, chipset Exynos 2500 yang sekelas dengan Galaxy Z Flip 7, hingga kemungkinan menjadi salah satu ponsel pertama di dunia dengan Android 17 bawaan, semuanya menunjukkan Samsung tidak main-main menggarap penerus Galaxy S25 FE ini.

Meski begitu, banyak detail penting seperti baterai, harga resmi, dan tanggal pasti peluncuran masih perlu dikonfirmasi langsung oleh Samsung.

Mengingat pola rilis tahunan yang konsisten jatuh di kuartal ketiga, masyarakat yang berencana membeli HP kelas menengah-atas baru mungkin perlu menahan diri sedikit lebih lama, karena Galaxy S26 FE berpotensi menjadi salah satu opsi paling menarik di kelasnya begitu resmi meluncur akhir tahun ini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *