indonetra.com – Di tengah gempuran lagu-lagu bertempo cepat yang mendominasi tangga lagu, justru lirik-lirik jujur soal patah hati dan proses berdamai dengan diri sendiri yang berhasil membawa seorang penyanyi muda asal Surabaya menembus rekor demi rekor di platform streaming.
Nama itu adalah Bernadya, sosok yang kini menjadi salah satu wajah paling dicari di industri musik Tanah Air.
Penasaran dengan kisah perjalanan karirnya, hingga sukses seperti sekarang? simak ulasan lengkapnya mengenai profil dan biodata Bernadya berikut ini.
Dari Kompetisi Menyanyi Anak-Anak ke Panggung Nasional
Bernadya Ribka Jayakusuma pertama kali dikenal publik saat mengikuti ajang The Voice Kids Indonesia musim pertama pada 2016, bergabung dalam tim penyanyi Tulus.
Meski belum menyabet gelar juara, pengalaman tersebut menjadi fondasi penting yang mengasah teknik vokal serta mentalnya di industri musik sejak usia belia.
Pada 2018, ia sempat membentuk duo bersama kakak kandungnya, Joy Celine Eunike Jayakusuma, dengan nama “Celine & Nadya”.
Duo ini merilis beberapa singel, termasuk “Lugu”, hingga akhirnya mengeluarkan album “Love, Youth, You, Ch. 1” pada 2021.
Namun seiring waktu, Bernadya memilih fokus mengembangkan identitas musikal yang lebih personal sebagai solois.
Biodata Singkat Bernadya
Mengutip informasi yang di muat dalam lama Wikipedia, berikut ini profil singkat mengenai Bernadya.
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Bernadya Ribka Jayakusuma |
| Tempat, tanggal lahir | Surabaya, Jawa Timur, 16 Maret 2004 |
| Profesi | Penyanyi, penulis lagu |
| Genre | Pop |
| Label | Juni Records |
| Orang tua | Andre Wisnu Jayakusuma (dosen), Sindy Cornelia Nelwan (dokter gigi) |
| Saudara kandung | Joy Celine Eunike, Kenny Joshua, Nicholas Daniel |
Titik Balik Karier Lewat Album Debut yang Fenomenal
Nama Bernadya benar-benar melejit setelah merilis album studio perdananya, “Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”, pada 2024.
Album ini sukses memecahkan berbagai rekor, termasuk menjadi album yang paling banyak didengarkan dalam sehari di Spotify Indonesia.
Salah satu lagu andalannya, “Kata Mereka Ini Berlebihan”, bahkan telah ditonton lebih dari 52 juta kali secara streaming.
Pencapaian tersebut membawanya meraih tiga penghargaan Anugerah Musik Indonesia dari enam nominasi, termasuk kategori Album of The Year.
Lagu “Satu Bulan” dari EP “Terlintas” juga sempat menduduki puncak tangga lagu ASIRI dan Billboard Indonesia pada September 2024, memperkuat statusnya sebagai penyanyi perempuan dengan lagu terbanyak di jajaran chart nasional.
Gebrakan Terbaru: Album Kedua dan Konser Skala Besar Pertama
Memasuki 2026, Bernadya kembali menyapa penggemarnya lewat album kedua bertajuk “Semoga Hanya di Mimpi”.
Peluncuran album ini dirayakan lewat showcase spesial di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 25 Juli 2026, hasil kolaborasi JUNI Concert dengan Antara Suara.
Menariknya, pertunjukan ini turut menggandeng Edy Khemod, drummer Seringai yang juga dikenal sebagai sutradara visual, sebagai creative director, menjadikannya produksi panggung berskala besar pertama dalam perjalanan karier Bernadya.
Selain showcase album, sepanjang 2026 Bernadya juga aktif tampil di berbagai kota melalui rangkaian konser.
Salah satunya di Palembang dan Jakarta pada April, hingga menjadi salah satu pengisi acara utama Sunset di Kebun Series 2026 bersama sederet musisi ternama seperti Tulus, Fiersa Besari, Hindia, dan Nadin Amizah.
Festival musik yang digelar di Kebun Raya Bogor, Jakarta, hingga Bali ini turut mengusung misi edukasi lingkungan, sejalan dengan target audiens Gen Z dan milenial yang menjadi basis penggemar setia Bernadya.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Di luar sorotan panggung, Bernadya tumbuh dalam keluarga yang sangat menjunjung pendidikan.
Sang ayah berprofesi sebagai dosen teologi, sementara sang ibu bekerja sebagai dokter gigi.
Bernadya sendiri sempat menempuh pendidikan di Universitas Multimedia Nusantara pada 2022 dengan mengambil program studi Film, sebelum akhirnya berpindah ke Universitas Bina Nusantara pada 2023 untuk melanjutkan studi di bidang Manajemen dengan metode pembelajaran jarak jauh.
Latar belakang keluarga yang suportif inilah yang kerap disebut menjadi salah satu fondasi penting bagi Bernadya untuk terus percaya diri berkarya, sekaligus menyeimbangkan kesibukannya di dunia musik dengan pendidikan formal.
Kesimpulan
Perjalanan Bernadya dari peserta kompetisi menyanyi anak-anak hingga menjadi salah satu penyanyi perempuan paling berpengaruh di industri musik Indonesia membuktikan bahwa konsistensi berkarya dan kejujuran dalam bermusik tetap menjadi kunci utama meraih hati pendengar.
Dengan rilisan album kedua yang baru saja diperkenalkan lewat showcase megah, serta jadwal tampil yang terus padat sepanjang 2026, publik tampaknya masih akan terus menantikan babak baru dari perjalanan karier Bernadya di masa mendatang.
(FA/idn)
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Penulis yang fokus pada dunia Showbiz & Entertainment, menghadirkan berita selebritas, film, musik, drama, dan tren hiburan terkini dengan informasi yang akurat, menarik, dan mudah dipahami.











