indonetra.com – Suara gemuruh petir yang menyambar di tengah hujan deras kerap membuat banyak orang refleks menjauhkan ponsel dari genggaman, khawatir logam kecil di dalamnya justru mengundang bahaya.
Namun, benarkah anggapan turun-temurun ini punya dasar ilmiah yang kuat, atau justru sekadar mitos yang terus dipercaya tanpa verifikasi?
Langkah Pencegahan yang Tetap Perlu Dilakukan
Meski HP tidak menjadi pemicu utama sambaran petir, bukan berarti risiko bahaya sepenuhnya hilang saat cuaca ekstrem melanda.
Beberapa langkah antisipasi berikut tetap disarankan untuk diterapkan demi menjaga keselamatan:
- Jauhi area kolam renang maupun benda-benda berbahan logam selama petir masih berlangsung
- Hindari berteduh di bawah pohon atau berada dekat tiang listrik dan tiang telepon
- Segera cabut seluruh perangkat elektronik dari stopkontak, termasuk HP yang sedang dalam proses pengisian daya, begitu tanda-tanda petir mulai terlihat
- Cari perlindungan di dalam bangunan tertutup atau mobil apabila sedang berada di luar ruangan saat badai petir terjadi
Bahaya Sesungguhnya: Lonjakan Listrik, Bukan Sambaran Langsung
Justru risiko yang lebih nyata datang dari arah yang berbeda dari dugaan kebanyakan orang.
Ketika petir menyambar jaringan listrik atau saluran telepon di sekitar permukiman, energi tersebut dapat memicu lonjakan arus listrik yang merambat masuk ke dalam bangunan melalui instalasi kabel.
Apabila HP kebetulan sedang tersambung ke stopkontak untuk pengisian daya, lonjakan arus semacam ini berpotensi menyebabkan kerusakan pada perangkat, bahkan berisiko menimbulkan sengatan listrik bagi penggunanya.
Kondisi inilah yang selama ini menjadi penyebab sesungguhnya di balik sejumlah insiden cedera yang dikaitkan dengan petir dan perangkat elektronik.
Mitos vs Fakta Seputar Petir dan HP
| Anggapan | Fakta Ilmiah |
|---|---|
| HP mengundang sambaran petir karena ada komponen logam | Kandungan logam terlalu kecil untuk memengaruhi medan listrik |
| Memegang HP di luar ruangan saat petir aman-aman saja | Bahaya tetap ada, namun berasal dari lokasi terbuka, bukan dari HP-nya |
| HP yang tidak dicas tidak berisiko sama sekali | Relatif aman, risiko utama justru pada HP yang sedang dicas via stopkontak |
| Benda logam besar dan tinggi berisiko jadi titik sambaran | Benar, seperti tiang atau struktur logam yang terhubung ke tanah |
Kajian Ilmiah: HP Lebih Mirip Isolator daripada Konduktor
Merujuk pada kajian yang dipublikasikan jurnal British Medical Journal (BMJ), material logam pada sebuah HP jumlahnya sangat minim dibandingkan bahan plastik yang mendominasi bagian casing luarnya.
Kondisi inilah yang membuat HP secara keseluruhan justru lebih tepat dikategorikan sebagai isolator, bukan konduktor listrik yang baik.
Sambaran petir pada dasarnya terjadi akibat akumulasi muatan listrik antara awan dan permukaan bumi yang terus menumpuk hingga mencapai ambang kekuatan medan listrik tertentu.
Objek logam yang berukuran besar, menjulang tinggi, dan terhubung langsung ke tanah, seperti tiang listrik, memang berpotensi menjadi titik sambaran.
Namun, sekadar menggenggam benda kecil berbahan logam yang terbungkus casing plastik, seperti HP, tidak memberikan pengaruh serupa terhadap medan listrik di sekitarnya.
Penegasan serupa turut disampaikan Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA), yang menyatakan bahwa petir sama sekali tidak “tertarik” pada seseorang hanya karena membawa HP.
Risiko tersambar petir lebih ditentukan oleh faktor lokasi dan waktu, yakni ketika seseorang berada di area terbuka pada saat badai petir sedang berlangsung.
Artinya, seseorang yang menggunakan HP di ruang terbuka saat badai memang berisiko tersambar petir, namun penyebabnya adalah posisinya yang berada di tempat terbuka, bukan karena perangkat yang digenggamnya.
Kesimpulan
Anggapan bahwa HP bisa mengundang sambaran petir akibat komponen logamnya ternyata tidak didukung bukti ilmiah yang kuat, mengingat kandungan logam di dalamnya terlalu minim untuk memengaruhi medan listrik di sekitar penggunanya.
Risiko sesungguhnya justru datang dari lonjakan arus listrik yang bisa merambat lewat jaringan kabel saat petir menyambar instalasi di sekitar rumah, terutama bila HP sedang dalam kondisi dicas.
Dengan memahami fakta ini, masyarakat diharapkan tidak lagi terjebak mitos, namun tetap menerapkan langkah pencegahan yang tepat demi menjaga keselamatan saat cuaca ekstrem melanda.
IA/idn
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.
Penulis yang fokus pada dunia teknologi dengan minat pada gadget, aplikasi, AI, dan perkembangan digital. Menghadirkan konten informatif, terpercaya, dan mudah dipahami untuk membantu pembaca mengikuti perkembangan teknologi terkini.











