indonetra.com – Jalur baru yang membentang di perbukitan selatan Yogyakarta ini rupanya bukan sekadar akses penghubung antarkabupaten biasa.
Panorama laut selatan yang memukau di sepanjang jalur tersebut kini menarik minat investor untuk menghadirkan destinasi wisata buatan baru, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai merencanakan pembangunan tempat wisata di sekitar kawasan Kelok 23.Salah satu proyek yang tengah digodok adalah pembangunan objek wisata buatan bernama Ibarbo Park 2, yang direncanakan berlokasi di sekitar Kelok 23, Kalurahan Girijati.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengungkapkan bahwa audiensi bersama pihak investor, dalam hal ini PT Bintang Ibarbo Boga, telah dilaksanakan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Kantor Bupati Gunungkidul pada Jumat (18/9/2026).
Pemkab Tekankan Transparansi soal Status Lahan
Koordinasi ini digelar guna mendampingi sekaligus memfasilitasi percepatan seluruh tahapan perizinan proyek.
Endah menegaskan bahwa pihaknya memastikan calon investor mendapatkan informasi yang jujur sejak awal proses, khususnya terkait kesesuaian tata ruang serta status lahan yang akan digunakan.
“Kami memastikan calon investor mendapatkan informasi yang jujur sejak awal terkait kesesuaian tata ruang, status lahan seperti Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Lahan Sawah Dilindungi (LSD), hingga mekanisme pemanfaatan Sultan Ground (SG),” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, keterbukaan informasi sejak awal ini penting agar calon investor tidak dirugikan di kemudian hari akibat ketidaktahuan terhadap aturan hukum maupun administrasi lingkungan yang berlaku.
“Dengan adanya kepastian hukum yang terjamin, kami optimistis investasi ini dapat segera terealisasi secara berkelanjutan, tertib administrasi, serta membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal,” tambahnya.
Rangkuman Rencana Wisata Ibarbo Park 2
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Nama proyek | Ibarbo Park 2 |
| Lokasi | Sekitar Kelok 23, Kalurahan Girijati, Gunungkidul |
| Investor | PT Bintang Ibarbo Boga Hadi |
| Nilai investasi | Lebih dari Rp5 miliar |
| Inisiasi proyek | Sejak 1 tahun lalu |
| Tujuan utama | Memecah konsentrasi wisatawan dari pantai selatan ke wilayah barat Gunungkidul |
Diminta Lestarikan Seni Tradisional Lokal
Dalam audiensi tersebut, Endah turut meminta agar pengelola wisata nantinya rutin menampilkan pertunjukan seni tradisional dari sanggar lokal.
Permintaan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Keistimewaan DIY, yang menekankan pelestarian budaya Yogyakarta dalam setiap pengembangan kawasan, termasuk sektor pariwisata.
Sementara itu, pihak investor dari PT Bintang Ibarbo Boga Hadi menyampaikan bahwa keseriusan proyek ini telah diinisiasi sejak satu tahun lalu, ditandai dengan pembentukan badan hukum bernilai investasi di atas Rp5 miliar, serta proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan pembebasan lahan yang tengah berjalan.
“Proyek Ibarbo Park 2 diproyeksikan menjadi alternatif destinasi wisata buatan yang mampu memecah konsentrasi arus wisatawan dari kawasan pantai selatan menuju wilayah barat Gunungkidul,” ujar pihak investor.
Kelok 23, Jalur Baru dengan Panorama Laut Selatan
Kelok 23 sendiri merupakan jalur baru di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul, dikenal luas berkat panorama laut selatan yang memukau di sepanjang perjalanannya.
Jalur ini bahkan sempat menjalani uji coba pembukaan pada 14 hingga 20 September 2026, sebelum akhirnya semakin ramai dilintasi wisatawan maupun warga sekitar.
Kesimpulan
Rencana pembangunan Ibarbo Park 2 di kawasan Kelok 23 menjadi langkah strategis Pemkab Gunungkidul untuk memeratakan distribusi wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah barat daerah tersebut.
Dengan komitmen transparansi soal status lahan serta dorongan pelestarian budaya lokal, proyek ini diharapkan dapat terealisasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar Kelok 23.
YS/idn
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI), fokus pada penulisan artikel berbasis riset. Berpengalaman sebagai jurnalis freelance di berbagai media online, mengedepankan akurasi, kredibilitas, dan penyajian informasi yang mudah dipahami.












