Example floating
Example floating
showbiz

For Revenge Gandeng Tepe dan YB di “Museum Duka”, Ini Lirik Lagunya

49
×

For Revenge Gandeng Tepe dan YB di “Museum Duka”, Ini Lirik Lagunya

Sebarkan artikel ini
For Revenge Gandeng Tepe dan YB di "Museum Duka"
For Revenge Gandeng Tepe dan YB di "Museum Duka"

indonetra.com – Kolaborasi lintas dunia hiburan kembali lahir dari grup rock ternama Tanah Air.

Kali ini, for Revenge menggandeng dua sosok yang jarang disatukan dalam satu panggung musik.

For Revenge Rilis “Museum Duka” Bersama Tepe dan YB

For Revenge resmi merilis lagu baru berjudul “Museum Duka” pada Jumat (4/9/2026).

Lagu ini digarap bersama penabuh drum Teguh Prakoso, yang akrab disapa Tepe.

Kolaborasi ini turut melibatkan Reza Oktovian, sosok yang lebih dikenal publik sebagai Reza Arap atau YB.

Bermula dari Panggung Festival Bersama

Vokalis for Revenge, Boniex, mengungkap awal mula kolaborasi ini terjadi.

Semua bermula ketika for Revenge, Tepe, dan YB tampil bersama dalam sebuah festival musik.

Saat itu, ketiganya membawakan lagu “Serana” dan “Penyangkalan” secara bersamaan di atas panggung.

“Tanpa kehadiran Tepe, pertemuan for Revenge dengan YB mungkin tidak akan terjadi,” ujar Boniex.

Baca Juga :  Biodata Surya Insomnia, Penyiar, Aktor, Pelawak, dan Host Multitalenta

Ia menyebut kehormatan tersendiri bisa menyatukan tiga nama besar dalam satu karya musik.

Proses Kreatif di Balik Lagu “Museum Duka”

Dalam proses produksinya, Boniex dan YB berkolaborasi langsung menulis lirik lagu ini.

Sementara itu, Tepe berperan sebagai penabuh drum sepanjang lagu tersebut.

“Setiap orang punya Museum Duka-nya masing-masing,” ungkap Boniex tentang makna di balik judul lagu.

Menurutnya, setiap orang menyimpan ruang khusus untuk cerita dan wajah yang pernah dikenal.

Pesan tentang Menerima Kehilangan

Lewat lagu ini, ketiganya ingin mengajak pendengar menerima kehilangan sebagai bagian hidup.

“Duka bukan tentang melupakan, melainkan belajar melepaskan tanpa harus berhenti mengenang,” kata Boniex.

YB turut menjelaskan bahwa lagu ini menggambarkan ruang pribadi setiap orang untuk menyimpan kenangan.

“Lagu ini bukan cuma tentang gue, bukan cuma tentang for Revenge,” ujar YB menegaskan maknanya.

Baca Juga :  iKON Gelar FOUREVER World Tour Jakarta, Ini Harga Tiketnya

Ia menyebut lagu ini mewakili siapa saja yang juga tengah merasa kehilangan.

Selain terlibat menulis lirik, YB juga menyutradarai video musik “Museum Duka”.

Proses penyutradaraan ini dilakukan bersama Muhammad Fiqih Firdaus sebagai rekan kerja.

Lirik lagu “Museum Duka” – for Revenge, YB, Tepe.

Di tengah riuh

Di sela gegap gempita yang beradu

dan ingar bingar yang tak lekas meredup

Terulang lagi

kudengar lagi

nama yang kuyakini menunggu

Meski takkan terjawab

Kalimat yang belum lengkap

Ini terlalu cepat

Aku tak pernah siap

Jika tak bisa mati

Tetap duka yang akan kupilih

Jika hidup tersangkal mati

Rumah mana yang harus kutempati lagi?

Katanya waktu kan menyembuhkan

dan tak ada yang sukar di luar batasan

Ini terlalu cepat

Aku takkan pernah siap

Jika tak bisa mati

Tetap duka yang akan kupilih

Jika hidup tersangkal mati

Rumah mana yang harus kutempati?

Jika tak bisa

Mungkin tak bisa

Kan kujalani dengan jiwa yang mati

Bergegas kukembali

Pusara yang kau huni

Jika tak bisa mati

Tetap duka yang akan kupilih

Jika hidup tersangkal mati

Rumah mana yang harus kupilih nanti?

Kesimpulan

Kolaborasi for Revenge, Tepe, dan YB dalam “Museum Duka” lahir dari kedekatan panggung yang tak disengaja.

Baca Juga :  Link Beli Tiket Westlife Jakarta 2027, Jangan Sampai Kehabisan

Lewat lagu ini, ketiganya berhasil menghadirkan pesan mendalam soal duka dan cara memaknainya.

FA/idn


yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *