Example floating
Example floating
Daerah

11 Oleh-oleh Khas Semarang yang Tahan Lama, Wajib Coba

7
×

11 Oleh-oleh Khas Semarang yang Tahan Lama, Wajib Coba

Sebarkan artikel ini
11 Oleh-oleh Khas Semarang yang Tahan Lama, Wajib Coba
11 Oleh-oleh Khas Semarang yang Tahan Lama, Wajib Coba

indonetra.com – Baru pulang dari Semarang tapi bingung mau bawa oleh-oleh apa yang gak bakal basi di jalan?

Tenang, kota yang dijuluki Kota Lumpia ini ternyata punya banyak camilan khas yang justru dirancang punya umur simpan panjang, jadi tetap aman dinikmati meski perjalanan pulangmu memakan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari.

Berikut daftar oleh-oleh khas Semarang yang tahan lama, lengkap dari camilan legendaris sampai yang lagi hits belakangan ini.

Oleh-oleh Semarang yang Awet

Sebagian besar oleh-oleh khas Semarang memang dibuat dengan proses pengeringan, pemanggangan, atau pengasapan yang secara alami memperpanjang masa simpan.

Selain itu, banyak produsen kini sudah mengemas produknya secara vacuum pack supaya lebih awet dan tidak mudah terkontaminasi udara selama perjalanan.

Kombinasi inilah yang membuat wisatawan tak perlu khawatir oleh-olehnya rusak sebelum sampai ke tangan keluarga di rumah.

Camilan Manis Legendaris

  • Wingko Babat

Terbuat dari kelapa parut, tepung ketan, dan gula, wingko babat punya tekstur kenyal dengan rasa manis gurih yang khas.

Salah satu merek yang paling dikenal adalah Wingko Babat Cap Kereta Api, yang namanya terinspirasi dari lokasi kios pertamanya dekat Stasiun Tawang.

Jika disimpan dalam kemasan tertutup rapat, camilan ini bisa bertahan cukup lama di suhu ruang.

  • Roti Ganjel Rel

Roti peninggalan era kolonial ini punya bentuk menyerupai bantalan rel kereta, dengan rasa manis alami dari air nila serta aroma kayu manis dan taburan wijen.

Baca Juga :  Informasi Terbaru Prakiraan Cuaca Jayapura Hari Ini dari BMKG

Teksturnya yang agak padat justru membuatnya lebih awet dibanding roti pada umumnya.

  • Kue Sarang Madu

Kue tradisional asal daerah Welahan ini terbuat dari tepung beras, santan, dan gula merah, dibentuk menyerupai sarang lebah.

Berkat proses pembuatannya, kue Sarang Madu diklaim mampu bertahan hingga dua bulan bila disimpan dengan benar.

Camilan Gurih yang Praktis Dibawa

  • Bandeng Presto

Ikon kuliner yang satu ini memang jadi buruan utama wisatawan.

Proses presto membuat duri ikan bandeng jadi lunak dan bisa dimakan, dengan variasi olahan mulai dari otak-otak, bandeng asap, hingga bandeng cabut duri.

Karena umumnya dikemas vacuum, bandeng presto relatif tahan lama meski dibawa perjalanan jauh.

  • Tahu Bakso

Tahu Bakso khas Ungaran memadukan tahu goreng dengan isian daging sapi giling yang kenyal.

Versi kukus lebih disarankan sebagai oleh-oleh karena masa simpannya lebih panjang dibanding versi goreng, apalagi kalau disimpan dalam freezer.

  • Keripik Tumpi

Mirip rempeyek namun dengan tambahan kacang hijau, keripik tumpi punya tekstur renyah dan gurih.

Sifatnya yang kering membuat camilan ini termasuk salah satu oleh-oleh dengan daya tahan paling lama di antara pilihan lainnya.

  • Keripik Lumpia

Buat penggemar lumpia yang khawatir isiannya cepat basi, keripik lumpia bisa jadi solusi.

Baca Juga :  Update BMKG, Prakiraan Cuaca Manokwari Hari Ini

Camilan ini menghadirkan cita rasa lumpia dalam bentuk keripik kering yang renyah dan jauh lebih awet dibanding lumpia basah.

Pilihan Unik dan Kekinian

  • Torakur (Tomat Rasa Kurma)

Inovasi pangan asal Bandungan, Kabupaten Semarang, ini mengolah tomat hingga menghasilkan cita rasa manis dan tekstur menyerupai kurma.

Torakur diklaim bisa bertahan hingga enam bulan, menjadikannya salah satu oleh-oleh paling awet yang bisa kamu bawa pulang.

  • Moaci Gemini

Camilan mochi kenyal berlapis wijen ini kini punya banyak varian rasa, mulai dari original isi gula kacang, cokelat, keju, hingga rasa buah seperti pandan dan durian.

Meski tidak seawet camilan kering, moaci ini tetap bisa bertahan sampai beberapa hari di suhu ruang, cukup untuk perjalanan pulang.

  • Lontong Spekkoek

Varian modern dari kue lapis legit ini dibentuk memanjang seperti lontong dengan isian rasa cokelat atau original.

Berkat lapisan yang padat dan kaya rempah, kue ini punya masa simpan yang cukup panjang, bisa mencapai dua minggu jika disimpan di tempat sejuk dan kering.

Minuman Khas yang Awet Berbulan-bulan

  • Kopi Banaran

Berasal dari perkebunan kopi di dataran tinggi Jawa Tengah, Kopi Banaran punya karakter rasa yang khas, gurih dengan sedikit asam dan aftertaste yang tidak terlalu pahit.

Baca Juga :  Informasi BMKG 8 Daerah Timur Indonesia Ini Berstatus Siaga Tsunami

Dikemas dalam bentuk bubuk atau biji, kopi ini bisa disimpan berbulan-bulan tanpa kehilangan cita rasanya.

Tips Memilih Oleh-oleh Semarang yang Tahan Lama

  • Prioritaskan produk yang sudah dikemas vacuum pack agar lebih awet selama perjalanan.
  • Cek label kedaluwarsa sebelum membeli, terutama untuk produk berbahan dasar ikan dan daging.
  • Pilih camilan kering seperti keripik atau kue kering jika ingin oleh-oleh dengan masa simpan paling lama.
  • Simpan oleh-oleh di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung, agar kualitasnya tetap terjaga.
  • Kalau membawa produk berbahan ikan atau daging, simpan di dalam cooler bag atau segera masukkan ke kulkas begitu sampai rumah.

Kesimpulan

Dari camilan legendaris seperti wingko babat dan bandeng presto, hingga inovasi unik seperti torakur dan lontong spekkoek, oleh-oleh khas

Semarang yang tahan lama ini membuktikan bahwa kota Atlas punya kekayaan kuliner yang gak cuma enak, tapi juga praktis dibawa jauh.

Tinggal sesuaikan dengan selera dan lama perjalanan pulangmu, dijamin oleh-oleh sampai rumah dalam kondisi tetap prima.

(YS/idn)


yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *