indonetra.com – Film Yang Disebut Nakal membawa persoalan pengasuhan remaja ke layar lebar melalui kisah anak-anak yang kerap mendapat cap buruk tanpa benar-benar dipahami oleh orang dewasa di sekitarnya.
Film drama komedi keluarga ini mempertemukan persoalan kedisiplinan, konflik keluarga, persahabatan, dan kebutuhan emosional remaja dalam satu cerita yang menyasar penonton lintas generasi.
Diproduksi oleh DLK Pictures bersama Inhype Pictures, film ini disutradarai Benni Setiawan dengan Diana Limbong sebagai produser dan Ryan Prasetyo sebagai produser eksekutif.
Proyek tersebut dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia pada 2027, sehingga penonton masih perlu menunggu informasi resmi mengenai tanggal penayangan dan jadwal pemutaran.
Sinopsis Film Yang Disebut Nakal dan Konflik Remaja
Cerita film ini mengikuti sekelompok remaja dari latar belakang berbeda yang harus menjalani program pembinaan selama 21 hari di sebuah tempat terpencil.
Mereka dituntut beradaptasi dengan aturan baru, menjalani rutinitas yang lebih disiplin, serta belajar bertanggung jawab atas tindakan masing-masing.
Situasi tersebut mempertemukan berbagai karakter dengan kebiasaan, pola pikir, dan persoalan pribadi yang tidak selalu mudah dipahami oleh teman sebaya maupun orang dewasa.
Di balik perilaku yang dianggap memberontak, setiap karakter memiliki latar belakang dan pergulatan tersendiri, termasuk persoalan keluarga serta kebutuhan untuk didengarkan.
Perbedaan karakter itu menjadi sumber konflik sekaligus ruang bagi para tokoh untuk belajar memahami satu sama lain selama mengikuti pembinaan.
Perpaduan drama dan komedi situasional membuat kisahnya tidak hanya bertumpu pada konflik, tetapi juga pada interaksi sehari-hari yang dekat dengan kehidupan remaja.
Penonton diajak melihat bahwa perilaku bermasalah tidak selalu dapat dijelaskan hanya melalui label nakal, meskipun setiap tindakan tetap memiliki konsekuensi yang perlu dipertanggungjawabkan.
Deretan Pemain Film Yang Disebut Nakal
Film ini melibatkan aktor senior, komedian, dan sejumlah pemain muda untuk menghadirkan dinamika hubungan antara remaja, keluarga, serta orang-orang yang bertugas membimbing mereka.
Donny Damara memerankan Pak Surya, sedangkan Boris Bokir dan Aming Sugandhi turut terlibat sebagai karakter dalam lingkungan pembinaan.
Jajaran pemain mudanya mencakup Giulio Parengkuan, El Putra Sarira, Fatih Unru, Jeremie Moeremans, Andrew Barret, Richard Derick, dan Rafi Sanjaya.
Kehadiran pemain dengan latar belakang berbeda memberi ruang bagi cerita untuk menampilkan hubungan antargenerasi, mulai dari cara orang dewasa menetapkan aturan hingga cara remaja merespons tekanan.
Benni Setiawan mengarahkan film ini dengan pendekatan yang tidak membagi karakter secara sederhana menjadi anak baik dan anak nakal.
Setiap tokoh memiliki sisi yang perlu dipahami, sementara tanggung jawab terhadap perilaku tetap menjadi bagian penting dari perjalanan mereka.
Pesan Film tentang Pola Asuh dan Lingkungan Keluarga
Salah satu persoalan utama yang diangkat film Yang Disebut Nakal adalah kebiasaan menilai perilaku anak tanpa terlebih dahulu memahami penyebab di baliknya.
Perilaku remaja dapat berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk hubungan keluarga, kebutuhan akan perhatian, tekanan sosial, dan kesulitan mengungkapkan perasaan.
Hal tersebut bukan berarti semua tindakan yang merugikan dapat dibenarkan, melainkan menunjukkan pentingnya memahami persoalan sekaligus memberikan batasan yang jelas.
Orang tua dan lingkungan sekitar memiliki peran dalam membantu remaja mengenali konsekuensi tindakan, membangun disiplin, serta mengembangkan cara berkomunikasi yang lebih sehat.
Melalui program pembinaan dalam ceritanya, film ini juga membuka pembahasan tentang pendekatan pendidikan yang tidak berhenti pada hukuman, tetapi memberi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri.
Film ini berpotensi menjadi bahan refleksi bagi keluarga yang sedang menghadapi persoalan komunikasi dengan anak usia remaja, terutama ketika perbedaan pandangan memicu konflik berulang.
Menjelang penayangannya pada 2027, Yang Disebut Nakal menawarkan sudut pandang tentang pengasuhan yang relevan untuk diperbincangkan: memahami anak membutuhkan perhatian terhadap perilakunya sekaligus kondisi yang membentuknya.
(FA/idn)
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Penulis yang fokus pada dunia Showbiz & Entertainment, menghadirkan berita selebritas, film, musik, drama, dan tren hiburan terkini dengan informasi yang akurat, menarik, dan mudah dipahami.












