Example floating
Example floating
Otomotif

Cara Cek Oli Pertamina Asli, Waspada Oli Palsu

3
×

Cara Cek Oli Pertamina Asli, Waspada Oli Palsu

Sebarkan artikel ini
Cara Cek Oli Pertamina Asli, Waspada Oli Palsu
Cara Cek Oli Pertamina Asli, Waspada Oli Palsu

indonetra.com – Cara cek oli Pertamina asli penting diketahui pemilik kendaraan setelah polisi mengungkap praktik pemalsuan pelumas Pertamina di Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam kasus tersebut, oli bekas diolah menggunakan bahan tertentu agar tampilannya terlihat lebih jernih sebelum dikemas dan dipasarkan menyerupai produk baru.

Polisi menyebut pelaku mencampurkan oli bekas dengan sejumlah bahan, termasuk DND dan parafin.

Setelah melalui proses tersebut, pelumas yang kualitasnya masih merupakan oli bekas dibuat seolah-olah memiliki tampilan seperti oli baru.

Modusnya tidak berhenti pada isi pelumas. Kemasan, drum, tutup, serta tulisan dan logo merek juga dibuat menyerupai produk resmi Pertamina untuk mengelabui konsumen.

Cara Cek Oli Pertamina Asli dari Kemasan

Pemilik kendaraan sebenarnya dapat melakukan pemeriksaan awal sebelum menggunakan oli Pertamina.

Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah fitur keamanan yang terdapat pada kemasan.

Pertama, periksa QR Code pada stiker label. Produk pelumas Pertamina memiliki kode unik pada setiap kemasan.

Baca Juga :  Honda Astrea Terbaru Meluncur Dengan Desain Mewah

Kode tersebut dapat digunakan untuk membantu memastikan keaslian produk dan informasi yang ditampilkan harus sesuai dengan produk yang diperiksa.

Kedua, perhatikan hologram pada bagian tutup botol. Hologram asli memiliki karakter titik yang halus dan dapat terlihat ketika kemasan dilihat dari sudut tertentu.

Ketiga, periksa nomor batch pada tutup dan bagian leher botol. Nomor tersebut terdiri dari delapan digit dan posisi cetakannya harus terlihat lurus, tegak, serta sejajar.

Keempat, perhatikan teknologi triple layer pada botol.

Saat tutup dibuka, bagian dalam kemasan memiliki warna yang berbeda dengan bagian luarnya. Fitur ini merupakan salah satu karakteristik keamanan kemasan pelumas Pertamina.

Pertamina Lubricants sebelumnya juga menjelaskan sejumlah fitur keamanan tersebut sebagai cara membantu konsumen membedakan produk asli dan palsu.

Jangan Hanya Melihat Warna Oli

Warna atau tampilan cairan saja tidak cukup untuk memastikan sebuah oli asli.

Baca Juga :  BYD Recall 180 Ribu Unit Mobil, Ini Sebabnya

Kasus pemalsuan yang diungkap polisi menunjukkan bahwa oli bekas dapat diproses sehingga tampak lebih jernih dan kemudian dikemas seperti produk baru.

Karena itu, pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh mulai dari kemasan, hologram, nomor batch, hingga kode pada label.

Jika menemukan dua botol dengan kode QR yang sama, kondisi tersebut juga patut dicurigai karena setiap produk memiliki kode unik.

Selain memeriksa kemasan, tempat membeli oli juga perlu diperhatikan.

Membeli dari outlet resmi, bengkel terpercaya, atau saluran penjualan yang jelas dapat mengurangi risiko mendapatkan produk palsu.

Oli Palsu Bisa Merugikan Mesin

Penggunaan oli palsu bukan hanya membuat konsumen membayar produk yang tidak sesuai.

Pelumas dengan kualitas yang tidak diketahui juga dapat membuat perlindungan terhadap komponen mesin tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Oli memiliki fungsi penting dalam mengurangi gesekan antarkomponen, membantu mengendalikan temperatur, serta menjaga kebersihan bagian dalam mesin. Karena itu, spesifikasi dan kualitas pelumas harus sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Baca Juga :  Apakah Samsat Buka Hari Sabtu, Simak Jadwalnya

Kasus pemalsuan oli Pertamina menjadi pengingat agar konsumen tidak hanya tergiur harga murah. Sebelum membeli, periksa fitur keamanan pada kemasan dan pastikan produk berasal dari sumber penjualan yang dapat dipercaya.

Dengan melakukan pemeriksaan tersebut, risiko membeli oli palsu dapat ditekan sekaligus membantu memastikan pelumas yang masuk ke mesin benar-benar produk yang sesuai.

(IS/idn)


yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Tag:
Penulis: Irman SulistyadiEditor: Irman Sulistyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *