Example floating
Example floating
Daerah

KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Perairan Masalembo

21
×

KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Perairan Masalembo

Sebarkan artikel ini
KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Perairan Masalembo
KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Perairan Masalembo

indonetra.com – Perjalanan laut yang seharusnya biasa saja antara dua kota besar berubah menjadi tragedi mencekam di tengah gelapnya Laut Jawa.

Ratusan penumpang harus berjuang menyelamatkan diri di tengah gelombang tinggi, setelah kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba oleng tanpa peringatan sama sekali.

KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Perairan Masalembo

Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, dalam pelayaran rute Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Kapal roro berbobot 8.540 Gross Tonnage (GT) ini membawa total lebih dari 240 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal, saat insiden mengalami kemiringan ekstrem (listing) hingga akhirnya kehilangan kontak dengan pihak darat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa nakhoda kapal sempat melaporkan kondisi laut yang ganas dengan gelombang mencapai tiga meter sebelum akhirnya mengirimkan pesan darurat yang menyebutkan kapal dalam kondisi miring.

Badan SAR Banjarmasin menerima laporan hilangnya kontak sekitar pukul 02.00 WITA dini hari.

Kesaksian Penumpang: Miring Cepat Tanpa Alarm

Salah satu penumpang selamat, Ahmad Saudi, menceritakan detik-detik menegangkan sebelum kapal benar-benar tenggelam.

Baca Juga :  Gempa M 5,9 Guncang Barat Laut Jakarta-Banten, BMKG: Tak Potensi Tsunami

Ia mengaku sedang tertidur di sofa sekitar pukul 01.20 WITA ketika mendengar teriakan penumpang lain yang berlari memberitahukan kapal dalam kondisi miring.

“Saya tanya, kenapa pak? Lalu dijawab katanya kapal miring, terus saya berdiri, ternyata memang miring benar. Langsung saya lari ke bawah,” ujar Ahmad.

Ia menegaskan tidak ada alarm maupun pemberitahuan resmi dari pihak kapal sebelum kejadian, sehingga penumpang harus menyelamatkan diri secara spontan begitu menyadari kapal mulai kehilangan keseimbangan.

Ahmad akhirnya berhasil menyelamatkan diri menggunakan perahu karet bersama 14 penumpang lain, seluruhnya laki-laki, dan bertahan sekitar tiga jam di tengah laut gelap sebelum akhirnya dievakuasi kapal penolong.

“Di kapal karet itu saja tiga jam dihantam ombak terus. Pokoknya angin, gelombangnya besar dan tinggi,” ungkapnya.

Rangkuman Data Terkini Insiden KM Virgo Transport 8

Kategori Keterangan
Rute pelayaran Surabaya – Banjarmasin
Lokasi kejadian Perairan Masalembo, Laut Jawa (±148 km dari Banjarmasin)
Waktu kejadian Minggu, 13 September 2026, dini hari
Total penumpang & kru Lebih dari 240 orang
Korban selamat (sementara) 107 orang (data terus diperbarui)
Korban meninggal (sementara) 6 jenazah ditemukan (data terus diperbarui)
Masih dalam pencarian Sekitar 130 orang
Baca Juga :  Perbedaan Perlinsos dengan Bansos yang Wajib Diketahui Masyarakat

Catatan: Angka korban dan proses evakuasi masih terus berubah seiring perkembangan operasi SAR yang berlangsung dinamis.

Operasi SAR Gabungan Dikerahkan Besar-besaran

Menyusul insiden ini, tim SAR gabungan mengerahkan sedikitnya 15 armada laut dan udara untuk memaksimalkan proses pencarian di lokasi kejadian. Basarnas menyiagakan KN SAR Laksmana bersama 11 kapal lain, satu unit helikopter, dan tiga pesawat.

TNI Angkatan Laut turut menurunkan KRI Nala dan KRI I Gusti Ngurah Rai, sementara Distrik Navigasi mengerahkan KN Kunyit, didukung penuh oleh KSOP dan PT Pelindo yang menyiapkan dermaga serta fasilitas evakuasi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin dan Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Posko Pendataan dan Layanan Informasi Disiapkan

Guna memudahkan proses pendataan sekaligus memberikan kejelasan informasi kepada keluarga korban, pihak berwenang bersama Pelindo telah mendirikan posko khusus di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Masih Status Level III Siaga, Warga Dimbau Waspada

Posko ini berfungsi sebagai pusat layanan informasi terkini seputar identitas korban, baik yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat maupun yang masih dalam pencarian.

Kesimpulan

Tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo menjadi tragedi pelayaran yang menyita perhatian besar publik Tanah Air, mengingat besarnya jumlah penumpang yang terdampak serta cepatnya proses kapal kehilangan keseimbangan tanpa peringatan dini.

Dengan operasi SAR gabungan yang masih terus berlangsung, publik berharap proses pencarian bisa segera menemukan seluruh korban yang masih hilang, sekaligus menantikan hasil investigasi resmi terkait penyebab pasti insiden yang merenggut korban jiwa ini.


YS/idn


yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *