Example floating
Example floating
showbiz

Ayah Melly Lee Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

31
×

Ayah Melly Lee Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Sebarkan artikel ini
Ayah Melly Lee Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
Ayah Melly Lee Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

indonetra.com – Duka mendalam menyelimuti dunia dangdut Tanah Air. Kabar berpulangnya seorang sosok yang selama ini menjadi saksi bisu perjalanan karier salah satu pedangdut kenamaan sontak mengejutkan publik dan rekan-rekan seprofesi.

Melly Lee, penyanyi sekaligus D’Coach di ajang Dangdut Academy 8, harus merelakan kepergian sang ayah tercinta justru di tengah kesibukannya membimbing para peserta kompetisi.

Kabar duka ini datang tanpa disangka-sangka oleh banyak pihak. Ketidakhadirannya dalam salah satu tayangan langsung sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan penonton.

Kabar Duka Datang di Tengah Kesibukan sebagai D’Coach

Ayah Melly Lee, yang akrab disapa Bapak Ade, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Kabar duka ini pertama kali terungkap lewat unggahan Instagram Story sang kekasih, Arbil Fahrizan, sebelum akhirnya dikonfirmasi secara resmi melalui unggahan belasungkawa di akun Instagram Indosiar.

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di kampung halaman keluarga, Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga :  Profil David Jonsson, Pemeran Baru Black Panther 3

Kepergian sang ayah datang tak lama setelah Melly Lee, yang dikenal dengan nama asli Meli Nuryani, sempat absen mendampingi anak didiknya pada tayangan langsung D’Academy 8 Top 37 Grup 5, Rabu (5/8/2026) malam.

Ketidakhadirannya sempat membuat penonton bertanya-tanya, sebelum akhirnya terungkap bahwa kondisi sang ayah tengah memburuk di kampung halaman.

Posisinya sebagai coach pun sementara digantikan oleh dua kakak kelas, Afan dan Tasya, yang berhasil mengantarkan dua peserta asuhannya meraih standing ovation dari dewan juri.

Sempat Berjuang Melawan Sakit

Kepergian Bapak Ade sebenarnya bukan tanpa tanda.

Sebelumnya, Melly Lee memang beberapa kali mencurahkan kekhawatirannya soal kondisi kesehatan sang ayah yang kerap menurun.

Lewat unggahan pribadinya, Melly menuliskan bahwa sang ayah kini telah tenang dan tak lagi menahan sakit maupun sesak napas yang selama ini dideritanya, sebuah ungkapan haru yang menggambarkan betapa besar rasa syukur sekaligus kehilangan yang ia rasakan atas kepergian sang ayah.

Baca Juga :  Biodata Lengkap Ummi Quary, Agama, Karir dan Kisah Asmara

Ia juga mengaku akan sangat merindukan momen-momen sederhana bersama sang ayah, mulai dari panggilan video hingga permintaan pulsa dan paket data untuk menonton pertandingan sepak bola kesukaannya.

Kini, kerinduan itu hanya bisa disalurkan lewat doa dan mengenang foto-foto kebersamaan mereka semasa hidup.

Doa dan Dukungan Mengalir dari Berbagai Pihak

Kabar duka ini menuai gelombang simpati dari berbagai kalangan, mulai dari pihak Indosiar, rekan sesama pedangdut seperti Izzat Ramlee, Ayudia LIDA, hingga Sheera The Icon, yang ramai menyampaikan belasungkawa dan doa lewat kolom komentar unggahan resmi.

Kehadiran kerabat dan sesama artis dalam prosesi pemakaman turut menjadi gambaran betapa besar rasa kekeluargaan di lingkungan industri dangdut Tanah Air, termasuk kehadiran keluarga Lesti Kejora yang turut bertakziah ke rumah duka di Cianjur.

Arbil Fahrizan, sang kekasih yang selama ini setia mendampingi Melly Lee, juga tak lepas dari sorotan lantaran turut hadir mendampingi di masa-masa sulit tersebut, memperlihatkan dukungan penuh kepada Melly dan keluarga yang sedang berduka.

Baca Juga :  Jungkook BTS Kuasai Chart iTunes AS Lewat Lagu NORMAL

Kepergian ayah Melly Lee menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap panggung dan tanggung jawab besar sebagai D’Coach di Dangdut Academy 8, seorang publik figur tetaplah manusia biasa yang juga menghadapi duka mendalam dalam kehidupan pribadinya.

Dukungan yang mengalir deras dari rekan sesama artis, pihak stasiun televisi, hingga masyarakat luas menjadi bukti besarnya simpati publik terhadap perjalanan hidup Melly Lee, sekaligus doa agar ia dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.

(FA/idn)


yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *