indonetra.com – Perseteruan Chef Arnold Poernomo dengan komika Muhadkly Acho di Threads melebar hingga menyeret film Gak Ada Matinya, sebelum Arnold menghapus unggahannya dan meminta maaf kepada Oki Rengga.
Ketegangan yang menjadi perhatian warganet itu bermula dari perbedaan respons terhadap pembahasan transparansi pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sejumlah unggahan, Arnold menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam yayasan pengelola dapur SPPG serta keterbatasan informasi mengenai fasilitas tersebut.
Ia juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap kemungkinan intimidasi kepada orang-orang yang menyampaikan keluhan mengenai operasional dapur.
Awal Perselisihan Chef Arnold dan Muhadkly Acho
Pembahasan tersebut kemudian mendapat respons dari Muhadkly Acho melalui beberapa komentar berupa emoji muntah dan tertawa pada unggahan Arnold.
Respons berulang itu membuat Arnold merasa terganggu karena menganggapnya sebagai serangan personal, bukan tanggapan terhadap substansi persoalan yang sedang dibicarakan.
Dalam salah satu unggahan, Arnold menyebut adanya dugaan keterlibatan unsur TNI, kepolisian, partai politik, dan politisi dalam kepemilikan yayasan pengelola dapur SPPG.
Pernyataan tersebut merupakan pandangan dan dugaan yang disampaikan Arnold melalui media sosial, bukan kesimpulan resmi mengenai kepemilikan yayasan pengelola program.
Perdebatan kemudian berkembang menjadi saling sindir setelah Arnold menyinggung film terbaru yang melibatkan Acho sebagai produser.
Arnold mengunggah sindiran yang mengaitkan promosi film Gak Ada Matinya dengan narasi uang haram, sehingga persoalan tidak lagi terbatas pada kritik terhadap program MBG.
Oki Rengga Tegur Arnold hingga Berujung Permintaan Maaf
Unggahan tersebut memancing keberatan Oki Rengga yang menjadi salah satu pemain film itu karena merasa karya bersama banyak pekerja ikut terseret dalam konflik personal.
Melalui Threads, Oki mengingatkan bahwa produksi film bukan pekerjaan satu orang, melainkan melibatkan pemain dan kru yang telah mencurahkan tenaga selama proses pengerjaan.
Oki juga menegaskan bahwa tim film tidak pernah berniat melakukan promosi dengan cara yang disinggung Arnold dalam unggahannya.
Keberatan itu membuat Arnold mengambil langkah menghapus utas yang memicu polemik dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Oki.
“Ki yang mulai temen anda ya gpp saya minta maaf saya salah,” tulis Arnold dalam unggahannya di Threads.
Perkembangan tersebut menjadi titik penting setelah perdebatan yang awalnya berkaitan dengan isu publik melebar hingga menyentuh pekerjaan dan pihak lain yang tidak terlibat dalam persoalan awal.
Oki kemudian menegaskan bahwa perselisihan tersebut bukan bagian dari strategi promosi film Gak Ada Matinya. Ia meminta publik tidak menganggap konflik antarindividu itu sebagai gimik pemasaran karya mereka.
Peristiwa ini memperlihatkan bagaimana perbedaan respons di media sosial dapat berkembang menjadi persoalan personal ketika pembahasan tidak lagi berfokus pada isu awal.
(FA/idn)
yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Penulis yang fokus pada dunia Showbiz & Entertainment, menghadirkan berita selebritas, film, musik, drama, dan tren hiburan terkini dengan informasi yang akurat, menarik, dan mudah dipahami.












