Example floating
Example floating
Kesehatan

Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan dan Syaratnya

7
×

Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan dan Syaratnya

Sebarkan artikel ini
Manfaat donor darah bagi kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pembentukan sel darah merah, dan membantu pasien yang membutuhkan transfusi.
Manfaat donor darah bagi kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pembentukan sel darah merah, dan membantu pasien yang membutuhkan transfusi.

indonetra.com – Manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh pasien yang membutuhkan transfusi, tetapi juga oleh pendonor melalui pemeriksaan kesehatan dan proses pembentukan kembali sel darah.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama pasien yang kehilangan banyak darah akibat kecelakaan, menjalani operasi, atau mengalami penyakit tertentu.

Manfaat Donor Darah bagi Tubuh

Donor darah dilakukan dengan mengambil sejumlah darah dari tubuh seseorang yang memenuhi persyaratan medis untuk digunakan dalam pelayanan transfusi.

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh pendonor ketika menjalani prosedur tersebut secara aman.

1. Membantu Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Sebelum donor darah, petugas akan memeriksa kondisi calon pendonor, termasuk tekanan darah, denyut nadi, berat badan, dan kadar hemoglobin.

Pemeriksaan tersebut membantu menilai apakah seseorang layak mendonorkan darah pada hari itu, sekaligus memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatannya.

2. Merangsang Pembentukan Sel Darah Merah

Setelah darah diambil, tubuh secara alami mengganti cairan yang hilang dan membentuk kembali sel darah merah secara bertahap.

Baca Juga :  Manfaat Minyak Bulus untuk Apa? Ini Khasiat dan Cara Pakainya

Proses pemulihan ini membutuhkan waktu beberapa minggu, sehingga pendonor perlu mengikuti interval donor yang dianjurkan dan menjaga asupan nutrisi.

3. Membantu Mengendalikan Kelebihan Zat Besi

Donor darah mengurangi sebagian zat besi yang tersimpan dalam sel darah merah, sehingga dapat bermanfaat bagi orang dengan kondisi kelebihan zat besi tertentu.

Namun, donor darah bukan metode umum untuk mengobati penyakit atau menurunkan zat besi tanpa pemeriksaan medis terlebih dahulu.

4. Memberikan Dampak Positif bagi Psikologis

Menyumbangkan darah dapat memberikan kepuasan emosional karena seseorang turut membantu pasien yang membutuhkan perawatan medis.

Perasaan berkontribusi kepada sesama dapat meningkatkan rasa bermakna, meskipun dampaknya terhadap kesehatan mental berbeda pada setiap individu.

Apakah Donor Darah Bisa Mencegah Penyakit?

Sejumlah penelitian mengamati hubungan antara donor darah rutin dan risiko penyakit kardiovaskular, tetapi hubungan tersebut belum cukup untuk memastikan donor darah mencegah serangan jantung atau stroke.

Baca Juga :  Benarkah Donor Darah Bisa Menurunkan Kolesterol? Ini Faktanya

Donor darah juga bukan pengganti pemeriksaan kesehatan, pola makan seimbang, aktivitas fisik, maupun pengobatan yang diresepkan dokter.

Pemeriksaan darah sebelum transfusi mencakup pengujian untuk infeksi tertentu, tetapi proses ini bertujuan memastikan keamanan darah bagi penerima dan tidak menggantikan pemeriksaan diagnostik bagi pendonor.

Syarat Donor Darah yang Perlu Diketahui

Di Indonesia, calon pendonor umumnya perlu memenuhi sejumlah persyaratan berdasarkan pedoman pelayanan darah dan hasil pemeriksaan petugas medis.

  • Berusia minimal 17 tahun dengan batas usia sesuai ketentuan pelayanan donor.
  • Memiliki berat badan minimal 45 kilogram untuk donor darah lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Memenuhi batas tekanan darah dan kadar hemoglobin yang ditetapkan.
  • Berada dalam kondisi sehat dan tidak mengalami kondisi yang membuat donor berisiko.
  • Memenuhi jarak waktu minimal dua bulan sejak donor darah terakhir untuk donor darah lengkap.

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan kondisi kesehatan, jenis donor, dan kebijakan pelayanan darah, sehingga keputusan akhir berada pada petugas yang melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Buah untuk Melancarkan BAB dan Mengatasi Sembelit

Persiapan Sebelum dan Sesudah Donor Darah

Calon pendonor sebaiknya tidur cukup, makan terlebih dahulu, dan minum air putih yang memadai agar tubuh siap menjalani prosedur.

Setelah donor, beristirahatlah sesuai arahan petugas, lanjutkan minum cairan, dan hindari olahraga berat atau aktivitas fisik yang menguras tenaga pada hari yang sama.

Jika merasa pusing atau lemas, segera duduk atau berbaring dan beri tahu petugas apabila keluhan tidak membaik.

Donor darah paling bermanfaat ketika dilakukan secara sukarela, teratur sesuai ketentuan, dan tetap mengutamakan keselamatan pendonor maupun penerima darah.

(MD/idn)


yuk, kenalan lebih dekat dengan penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *